Palu, 09 Desember 2025
Menguatkan Sinergi, Merawat Kolaborasi, Mewujudkan Pendidikan Ramah, Santun, dan Bermutu
Poso, 02 Desember 2025 — Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Capaian Program Tahun 2025 kepada Pemda dan Pengembangan Kapasitas SDM BPMP Sulteng sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi dan sinkronisasi program peningkatan mutu pendidikan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Tojo Unauna, Morowali, Morowali Utara, Tolitoli, Buol, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut. Ardin, S.E., M.E., Kasubag Umum BPMP Provinsi Gorontalo, juga turut hadir dalam kegiatan ini, bersama sejumlah guru dari satuan pendidikan di Kabupaten Poso antara lain SDN 1 Tonusu, SDN 2 Tentena, dan SDN 3 Tentena.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, S.KM., M.Kes., secara resmi membuka kegiatan, sekaligus menegaskan pentingnya kebersamaan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan sebagai fondasi keberhasilan peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Sulawesi Tengah. Sementara itu, Doni Punu, S.H., M.H., Kepala Subbag Umum BPMP Sulteng, selaku penyelenggara dan mewakili Kepala BPMP Sulteng, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mitra daerah dan menekankan bahwa kegiatan ini merupakan momentum konsolidasi komitmen untuk memperkuat layanan penjaminan mutu pendidikan.
Kegiatan ini diikuti oleh 127 peserta yang terdiri atas ASN BPMP Sulteng, mencakup pejabat fungsional widyaprada dan analis kebijakan—serta tenaga pendukung. Selain itu, hadir pula perwakilan pemerintah daerah melalui unsur Dinas Pendidikan, serta narasumber nasional, Dr. H. Abdul Halim Muharram, M.Pd., Widyaprada Utama Direktorat SD, Ditjen PAUD Dikdasmen. Lebih dari sekadar forum pemaparan capaian program, kegiatan ini menjadi ruang refleksi, penguatan karakter ASN, dan konsolidasi komitmen bersama untuk mewujudkan layanan pendidikan yang ramah, santun, terjangkau, dan bermutu di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Doni Punu, S.H., M.H., Kasubbag Umum BPMP Sulteng, saat menyampaikan sambutan mewakili Kepala BPMP Sulteng. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi kehadiran para mitra daerah dan menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi komitmen bersama untuk memperkuat layanan penjaminan mutu pendidikan.
Doni Punu, S.H., M.H. selaku Kasubag Umum BPMP Sulteng yang mewakili Kepala BPMP Sulteng, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah momentum penting untuk menyatukan gerak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Sulawesi Tengah.
Beliau menggarisbawahi bahwa capaian program yang dipaparkan tidak hanya menjadi laporan tahunan, tetapi bahan pembelajaran bersama untuk memperbaiki kualitas layanan pendidikan di daerah.
“Capaian ini menjadi refleksi bagi BPMP dan Dinas Pendidikan agar penjaminan mutu yang kita harapkan bisa tercapai di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya penguatan SDM yang berkarakter, kolaboratif, dan memiliki kepedulian sosial. Pada kesempatan ini, BPMP Sulteng juga menggalang sumbangan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera utara, dan Sumatera barat sebagai wujud tanggung jawab moral ASN.
Dr. H. Abdul Halim Muharram, M.Pd., Widyaprada Utama Direktorat SD, saat menyampaikan sambutan dengan menegaskan pentingnya kualitas data Dapodik sebagai dasar seluruh kebijakan pendidikan. Ia menekankan bahwa yang dibutuhkan adalah “data yang benar”, serta mengajak BPMP dan pemerintah daerah untuk membangun kolaborasi yang selaras dengan falsafah Ki Hadjar Dewantara.
Hadir pula narasumber utama, Dr. H. Abdul Halim Muharram, M.Pd., Widyaprada Utama Direktorat SD, Kemendikdasmen, yang menyampaikan pesan kunci mengenai pentingnya integritas data dan sinergi pusat–daerah.
Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa Dapodik adalah dasar seluruh kebijakan dan bantuan pendidikan. Oleh karena itu, kualitas data harus terus diperbaiki.
“Kita tidak butuh data bagus. Kita butuh data benar,” tegasnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa UPT seperti BPMP adalah perpanjangan tangan kementerian yang tidak dapat bekerja maksimal tanpa dukungan penuh dari kabupaten/kota.
“Ini falsafah Ki Hadjar Dewantara: terkadang BPMP di depan, kadang di belakang, dan kadang di tengah. Yang penting kita berjalan bersama membangun kolaborasi,” tambahnya.
Yudiawati V. Windarrusliana, S.KM., M.Kes., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, menyampaikan komitmen kuat pemda untuk memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari layanan pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bergantung pada kebersamaan dan menanggalkan ego sektoral, serta menyoroti pentingnya kerja luar biasa dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Sulteng.
Sementara itu, sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, S.KM., M.Kes., memberikan energi baru pada forum ini. Beliau menekankan bahwa kunci keberhasilan pendidikan terletak pada kebersamaan, bukan sekadar bekerja sama.
“Kunci sukses itu karena kita selalu bersama. Jika kita ingin mencapai Indonesia Emas 2045, kita harus menanggalkan ego sektoral,” tuturnya.
Beliau juga mengungkapkan masalah besar yang tengah dihadapi provinsi: Anak Tidak Sekolah (ATS). Untuk mengatasinya, provinsi telah memperjuangkan kewenangan menarik data ATS secara komprehensif—upaya yang ditempuh hampir setahun penuh.
“Kita tidak bisa menunggu keajaiban. Kita harus berikhtiar, bekerja luar biasa, baru kemudian hasil itu diserahkan pada takdir,” ujarnya tegas.
Melalui program unggulan “Berani Cerdas,” Pemerintah Provinsi Sulteng memastikan tidak ada anak yang terhambat sekolah karena faktor ekonomi. Program tersebut mencakup:
• BOSDA untuk sekolah negeri dan swasta yang kesulitan dana
• Beasiswa kuliah gratis hingga pembiayaan UKT tertinggi
• Gratis Prakerin bagi seluruh siswa SMK
• Pendanaan sertifikasi kompetensi bagi lulusan SMK
• Wajib belajar 13 tahun
• Pembiayaan khusus bagi guru PAUD
• Dukungan kabupaten seperti Morowali yang menanggung gaji guru honorer dan tunjangan seluruh guru
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen besar pemda dalam memastikan pendidikan murah dan tidak diskriminatif.
Rangkaian kegiatan tiga hari inti diisi dengan:
Refleksi Kinerja Kolektif
Untuk menyatukan visi dan persepsi dalam membangun mutu pendidikan di Sulawesi Tengah secara berkelanjutan.
Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Muhammad Anis, S.Si., M.Si., menyampaikan sambutan penutupan secara daring dengan mengibaratkan BPMP sebagai sebuah orkestra besar, di mana setiap pegawai memainkan peran dengan hati agar tercipta simfoni yang indah. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi, konsistensi, serta pemanfaatan teknologi dan perbaikan data sebagai kunci peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Tengah.
Pada hari terakhir, Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Muhammad Anis, S.Si., M.Si., memberikan sambutan penutupan secara daring. Dengan metafora yang hangat, beliau menggambarkan BPMP sebagai sebuah orkestra besar.
“Setiap pegawai adalah pemain musik dengan alatnya masing-masing. Tidak hanya memainkan nada, tetapi harus dengan hati. Ketika disatukan, jadilah simfoni yang indah,” ungkapnya.
Beliau menegaskan bahwa setelah kegiatan ini, tidak boleh ada pegawai atau bidang yang berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi adalah keniscayaan. Penjaminan mutu tidak bisa instan, tetapi membutuhkan konsistensi dan kekompakan.
Beliau juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi, perbaikan data, dan sinergi lintas instansi sebagai jalan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sulawesi Tengah.
Kegiatan Diseminasi Capaian Program & Pengembangan SDM ini menjadi bukti bahwa BPMP Sulteng dan Pemerintah Daerah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi, inklusif, murah, ramah, dan berkualitas.
Dengan modal:
• Data yang benar
• SDM yang kompeten
• Kolaborasi yang kuat
• Nilai BerAKHLAK dan Ramah Santun
• Serta kebijakan daerah yang memihak masyarakat
Sulawesi Tengah bergerak semakin dekat menuju ekosistem pendidikan unggul yang tidak meninggalkan satu pun anak bangsa.
#PendidikanKarakter
#PendidikanBerAKHLAK
#KemendikdasmenRAMAHdanSANTUN
#PendidikanBermutuUntukSemua
#BPMPSulawesiTengah
#KamiKaKomiu
Sumber : Admin
Editor : Tim Publikasi
Seberapa bermanfaatkah berita ini?
Berikan jumlah bintangmu untuk menilai Postingan ini!
Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah Voting 0
Belum ada penilaian!