Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah

Palu, 05 Juni 2025

BPMP Sulteng Salurkan Bantuan ke Sekolah Terdampak Banjir Bandang

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sekolah terdampak bencana banjir bandang di Desa Wombo Kalonggo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Senin (2/6/2025).

Bantuan tersebut dikumpulkan oleh BPMP Provinsi Sulawesi Tengah, melalui tim Kami ka Komiu. Bantuan yang disalurkan diantaranya berupa bahan pokok, bahan makanan dan juga keperluan mendesak yang dibutuhkan oleh korban terdampak. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian BPMP Provinsi Sulawesi Tengah terhadap korban banjir, khususnya di fasilitas pendidikan terdampak.

Sekolah terdampak banjir bandang, SDN 10 Tanantovea, Kapubaten Donggala. Untuk sementara, para siswanya dialihkan pembelajarannya ke SDN 9 Tanantovea, Kabupaten Donggala. Sebelumnya, BPMP Provinsi Sulawesi Tengah menurunkan tim ke lokasi bencana banjir bandang di Desa Wombo Kalonggo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Rabu (28/5/2025).

Kepala BPMP Sulteng, Sinar Alam, secara khusus menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini. “Alhamdulillah bantuan untuk warga sekolah yang terdampak banjir telah selesai disalurkan. Semoga ini menjadi amal jariyah untuk seluruh pihak yang turut serta berpartisipasi. Setidaknya dengan gerakan yang kita lakukan ini bisa meringankan duka dari korban banjir,” katanya

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, sebanyak empat satuan pendidikan terdampak akibat bencana ini, masing-masing terdiri dari satu unit Taman Kanak-Kanak (TK), satu Sekolah Dasar Negeri (SDN), satu Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu Madrasah.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Wombo Kalonggo pada Selasa (27/5) sekitar pukul 15.00 WITA. Derasnya hujan menyebabkan meluapnya aliran sungai hingga mengakibatkan banjir bandang yang menerjang permukiman warga.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 350 rumah warga terdampak, lima fasilitas umum termasuk jembatan dan empat sekolah rusak, serta lebih dari 100 kepala keluarga mengungsi. Dua warga dilaporkan meninggal dunia.

#KemendikdasmenRamah
#PendidikanBermutuUntukSemua
#BPMPSulawesiTengah
#KamiKaKomiu

Sumber : Safaat/Nanda
Editor : Tim Publikasi

Seberapa bermanfaatkah berita ini?

Berikan jumlah bintangmu untuk menilai Postingan ini!

Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah Voting 1

Belum ada penilaian!